skip to main | skip to sidebar
Animated Dragonica Star Glove Pointer

Pages

  • Profil
  • Karyaku
  • Tugas
  • Memory
Welcome... Blog Education With Me

6 hal Sebelum Mengirimkan Naskahmu ke Penerbit

Minggu, Oktober 26, 2014 | Publish by Unknown

6 Langkah 
ebelum Mengirimkan Naskahmu ke Penerbit
Versi Diva Press



Sudah lama nggak #RabuEditing nih. Yok kita Rabu Editing dulu yuk biar bisa jadi penulis dan pembaca yang smart. Inilah #RabuEditing, karena setiap penulis adalah editor pertama dari karyanya. Tidak ada hal yang paling dibenci editor selain naskah yg banyak salah ketiknya (typo), susunan kalimat yg kacau, dan materi yg keliru. Diterima atau tidaknya naskah kamu, semua ada di tangan editor penyeleksi naskah. Kalau mereka keburu sebel, naskahmu bisa ditendang lho. Paling tidak, bantulah editor dengan meminimalisir salah ketik (typo). Ini soal yg remeh tetapi penting. Simpel dan seharusnya kamu bisa. Perlu diingat bahwa tugas editor itu sealaihumgambreng, nggak hanya ngurusin salah ketik. DIa harus cek data, meluweskan kalimat, dll. Susunan kalimat yg kacau masih bisa diperbaiki. Materi yang keliru bisa di googling ulang. Tapi kalau salah ketik itu ... aduh bikin gemes. Karena itu, sebelum kamu mengirimkan naskahmu ke penerbit, cobalah lakukan 6 hal berikut ini #6SelfEditing



(1) Baca ulang seluruh naskahmu, dua atau tiga kali, sebelum dikirim ke penerbit.
Dengan membaca ulang naskah, kita bisa menemukan salah ketik, kalimat yang kurang lengkap, atau materi yang janggal. Maksimalkan dirimu dalam mengedit sendiri naskahmu, setelah itu baru kita serahkan ke tangan editor. Paling tidak, edit salah ketiknya saja. Proses mengedit sendiri naskah ini sering disebut juga sebagai proses kreatif kedua. Banyak penulis yg merasakan manfaatnya lho. Sering kali, saya kita membaca ulang tulisan kita, kadang muncul ide bagus yg bakal membuat naskahmu makin bagus. Ini nyata lho.

(2) Periksa kembali kata, kalimat, dan tanda baca
Nggak harus muluk-muluk, pokoknya asal naskah kita menaati aturan dasar bahasa Indonesia, misalnya (a) Kalimat dimulai dengan huruf besar. (b) Kalimat diakhiri dengan tanda titik, atau tanda seru dan tanda tanya sesuai konteks kalimatnya. (c) Dialog kudu diapit tanda petik ganda. Nama orang dan penamaan geografis harus dimulai dengan huruf besar. Admin "Jacob" bukan "jacob". "Jogja" bukan "jogja". Yah pokoknya aturan-aturan dasar dalam tata bahasa Indonesia kudu diperhatikan. Ini berlaku untuk naskah teenlit juga lho ya. Dalam menulis, kreatif yang taat aturan itu lebih menyenangkan untuk dibaca ketimbang kreatif yang mengabaikan aturan dasar berbahasa.

(3) Cek apakah naskah kita sudah hemat halaman atau boros halaman.
Pisahkan bab baru dengan halaman baru. Pastikan spasi antar baris dan antar paragraf sama. Samakan ukuran dan jenis font. Sesuaikan halaman. Tips: tekan (CTRL + A), lalu tekan (CTRL + 2) untuk spasi ganda, lalu klik "Page Layout" dan nol kan bagian "indent" dan "spacing".

(4) Periksa kembali judul-judul bab. Pastikan keduanya saling berkaitan dan tepat makna.
Walau kadang penerbit sendiri yg menentukan judul buku, tetapi penulis juga kudu tegas dan memberikan judul pilihannya.Judul yg keren itu adalah judul yang unik, tidak biasa, menimbulkan rasa penasaran, mengingatkan kita pada sesuatu, menangkap perhatian mata.

Judul biasa : Diary Admin Jacob yang Ganteng 
Judul menawan : Ganteng-Ganteng Gila, Catatan Seorang Admin Jacob

(5) Cek lagi syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh penerbit yang hendak kita tuju. 
Kalau penerbit minta jumlah halaman maksimal adalah 300 hlm spasi ganda A4, maka taatilah. Jangan lebih dari itu. Sebagus apapun naskah novelmu, kalau kamu mengirimkannya ke penerbit buku-buku pertanian ya tetap nggak diterima... (¬ -̮ ¬).  Sebelum dikirim, cek dulu ya persyaratan pengiriman naskah dari penerbit yang kamu tuju. Sudah dibilang kalau @divapress01 sedang tidak menerima naskah novel dulu. Tapi tetep maksa dikirim. Pas ditolak, marah-marah #AdminRapopo. Setiap penerbit punya kebijakan masing-masing dalam penerimaan naskah. Cobalah pahami itu dan naskah kalian akan lebih cepat diterima :))

(6) Setelah merasa mantap, segera kirimkan naskahmu ke penerbit. Kemudian, biarkan semesta bekerja dan kita tinggal berdoa 
Setiap naskah punya jodoh (penerbitnya) masing-masing. Berdoalah agar naskahmu bertemu dengan penerbit yang berjodoh dengannya. Selama proses evaluasi, biarkan tim editor bekerja dengan tenang. Jangan sebentar-sebentar menelpon menanyakan kabar naskahmu. Bersabarlah. Masak iya baru sebulan masukin naskah, udah telpon bolak-balik seminggu sekali nanyain naskah. Ini bikin editor sebel lho. Paling tidak, tunggulah selama 1 - 2 bulan setelah kamu mengirimkan naskah, baru setelah itu kamu bisa menanyakannya. Yang sopan tapi ya :)) Sementara menunggu naskah kita diterima atau tidak, mengapa tidak menunggu sambil menulis karya yang baru? Ini jauh lebih positif. Serahkan naskah kita kepada semesta, lupakan sejenak dia. Fokuslah untuk menghasilkan karya selanjutnya. Keren ini mah! 

Label: Bahasa indonesia, Profil 0 komentar

6 Hal yang Tidak Disukai Pembaca

Minggu, Oktober 26, 2014 | Publish by Unknown

6 Hal yang Tidak Disukai Pembaca
Versi Diva press

Sebagai penulis/calon penulis, kamu wajib membaca ulang naskahmu sebelum dikirim ke penerbit. Baca deh sekali atau dua kali lagi, sisir ulang dr segala bentuk salah ketik dan kurang tanda baca. Kamu perlu tahu juga 6 hal yang tidak disukai pembaca saat membaca buku. #6TidakSuka. Apa itu #6TidakSuka: adalah 6 hal yg membuat pembaca malas membaca sebuah buku. Apa saja #6 hal yg tidak disukai pembaca? Yuk kita cek satu satu.

1.      Buku yang terlalu tebal, ngalahin batu bata disusun lima
Walau ada yg bilang kalau buku tebal itu seksi, tapi kalau tebalnya keterlaluan juga kadang jd malas bacanya. Untuk penulis pemula, usahakan tidak mengirimkan naskah di atas 500 hlm. Kecuali kalau penerbit maunya gitu sih. Ingat selalu bahwa buku itu untuk dibaca, bukan buat ganjelan pintu! Tebal tidak selalu baik lho. Buku tebal, ongkos produksinya juga ikut mahal. Jd harganya juga jatohnya mahal. Ya kalau laku, kalau enggak? #hhahahaPeace..

2.      Alur cerita yang dipanjang-panjangin, ditebel-tebelin.
Tolong dibedakan antara naskah yang beneran tebal dengan naskah yang sengaja ditebal-tebalkan. Sebagai penulis, kamu harus berani "mengunting" bagian-bagian yang tidak diperlukan dalam naskahmu. Ingat, tebal tidak selalu bagus lho. Lapisan lemak yang tebal di perut, contohnya. Tebal itu tidak selalu bagus. Ingat! #curcol. Ada satu resep aman dalam mengunting naskah. Beranilah memotong paling tidak 10% dari jumlah total halaman naskahmu.Jadi, kalau total naskahmu 300 hlm, cobalah mengurangi 30 hlm jadi 270 hlm. Hilangkan yg tdk perlu, press yang bisa dipress. Hemat kata. Pembaca modern adalah pembaca yang sibuk. Kalau mereka sampai bosan, perhatian mereka akan teralihkan oleh gadget dan media sosial. Buatlah cerita yg mengalir, narasi seperlunya, gunakan dialog untuk meminimalisir narasi. Cukup catatan masa lalu kamu saja yang tebal ya. Kalau naskahmu yg perlu tebal2, standar dan wajar2 saja. Semangat yak!

3.      Materi berat yang disampaikan dengan bahasa yang berat. Ini pembaca juga tidak suka.
Mentang2 tema/topiknya serius, bukan berarti nulisnya juga kudu serius, kaku, dan berat. Ini kita nulis buku, bukan nulis skripsi lho. Pembaca suka penulis yg mampu menjelaskan hal-hal rumit secara sederhana. Cewek juga suka cowok yang kayak gitu kan? *benerin dasi. Bukan menyederhanakan hal yang rumit lho, tetapi menjelaskan hal-hal yang rumit lewat desskripsi atau perbandingan yang sederhana. Dan Brown, Michael Crichton, John Grisham. Mereka adalah contoh penulis2 keren yang mampu menjelaskan hal2 berat secara simple dan menarik. Bagaimana dunia hukum yg kaku diubah mjd begitu menarik oleh Grisham. Dinosaurus dihidupkan lagi oleh Crichton. Dan Brown? Ga usah ditanya.Dia keren banget.

4.      Isi atau muatan naskah yang tidak sesuai fakta atau kebenaran umum, yang penulis tidak mampu menjelaskan kenapa bisa begitu.
Sah-sah saja penulis menjadikan kutub selatan berada di khatulistiwa. Tetapi ia harus mampu menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Misalnya, terjadi pergeseran dlm orbit yg membuat posisi Bumi terhadap matahari berubah shg kutub selatan bergeser. Nah ini ilmiah, bisa. Tapi kalau alasan si penulis cuma "Ya itukan dunia gue, suka-suka gue kalau kutubnya ada di khatulistiwa." Yah, perlu digebukin nih sesekali.

5.      Terlalu banyak bahasa asing, pembaca juga tidak suka lho
Walaupun itu naskah terjemahan, sebisa mungkin kurangilah penggunaan bahasa asing di dalamnya. Bahasa Indonesia itu kaya lho DIVAmate. Nggak percaya? *sodorin Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kita sudah punya padanan untuk online (daring), offline (luring), web (jejaring), download (unduh), upload (unggah), dan gadget (gawai).

6.      Penulis yang sombong sekali, ini pembaca juga nggak suka
Sebagus apapun karyanya, seorang penulis tidak sepantasnya sombong. Menulis itu pekerjaan mulia, dan orang yg dimuliakan itu tidak sombong. Mentang-mentang bukunya bestseller, trus ngehina-dina penulis atau penerbit lain, bahkan menjelek-jelekkan reviewer. Penulis apaan tuh!  Penulis besar karena pembaca. Penerbit besar juga karena pembaca dan penulis. Sementara pembaca, mereka dibesarkan oleh tulisan para penulis. penulis sejatinya adalah hamba ilmu yg bertanggung jawab untuk menerangi dunia *adminnya berfilsafat*

Penulis besar karena pembaca. Penerbit besar juga karena pembaca dan penulis. Sementara pembaca, mereka dibesarkan oleh tulisan para penulis.

Label: Bahasa indonesia, Profil 0 komentar

Seputar CorelDraw , Definisi, Tool dan fungsinya, keunggulan dan kegunaan CorelDraw

Selasa, Oktober 21, 2014 | Publish by Unknown

guys, saya yakin banyak diantara kalian yang sudah mendengar nama apa itu aplikasi CORELDRAW dan apa itu gunanya aplikasi CORELDRAW?yups, disini saya akan menyebutkan tool apa aja yang ada dalam aplikasi CORELDRAW X4 berserta juga fungsinya. tapi sebelum itu apa dari kalian tau apa itu coreldraw?

          Corel Draw adalah sebuah program komputer yang melakukan editing pada garis vektor. Program ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan software yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada. Corel draw memiliki kegunaan untuk mengolah gambar, oleh karena itu banyak digunakan pada pekerjaan dalam bidang publikasi atau percetakan ataupun pekerjaan di bidang lain yang membutuhkan proses visualisasi.

Tools CORELDRAW beserta Fungsinya

1. Pick tool
 Melakukan editing Dasar Objek, obyek. Misalnya Rotating Objek, skewing Objek, Resizing Objek.

2. Shape Tool
Melakukan proses editing node pada shape( komponen garis dari obyek).

3. Smudge Tool 
Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang digosok tersebut.

4. Roughen Tool
 Memberikan efek distorsi pada obyek.

5. Transform Tool
Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image secara bebas.

6. Crop Tool
 
Digunakan untuk menghapus objek diluar seleksi
Crop tool juga memiliki 3 jenis lagi yakni Knife,  Eraser, Virtual Segment Delete.

7. Knife Tool 
Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya persis seperti menggunakan pisau biasa.

8. Eraser Tool
 Menghapus area yang tidak diinginkan dalam objek.

9. Virtual Segment delete tool 
Menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan.


 10. Zoom Tool
Membesarkan atau mengecilkan tampilan area kerja di monitor.

11. Hand Tool
 Menggeser area kerja ke posisi tertentu.

12. Freehand Tool
 Membuat obyek berupa garis bebas.

13. Bezier Tool
 Membuat obyek garis dengan menentukan banyaknya node.

14. Artistic Media Tool  
Membuat obyek garis dengan berbagai bentuk yang artistik.

15. Pen Tool
 Membuat obyek kombinasi antara garis lurus dan garis lengkung secara langsung.

16. Polyline Tool M
Membuat obyek kombinasi garis lurus dan freehand secara langsung.

17. 3-Point Tool
 Membuat obyek garis dengan kurva 3 point.

18.Connector Tool
 Membuat obyek garis konektor secara interaktif

19. Dimension Tool
 Membuat obyek garis ukuran pada suatu obyek yang kita buat.

20. Smart Fill
 Untuk mewarna objek dan garis secara bersamaan sesuai dengan pengaturan.

21. Smart Drawing
Mengubah / mengkonversi coretan pointer yang kamu gambar menjadi bentuk wujud objek (basic shapes) atau garis kurva yang halus

22. Rectangle Tool
menggambar bentuk persegi empat atau kotak hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point rectangle tool.

23. 3-Point Rectangle Tool
 Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar dengan kemiringan tertentu.

24. Ellipse Tool
Membuat obyek lingkaran atau elips. Menggambar elips dan lingkaran hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Juga memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point ellipse tool

25. 3-Point Ellipse Tool 
Membuat obyek lingkaran atau elips dengan kemiringan tertentu.

26.Polygon Tool
Membuat obyek segi banyak.

27.Star Tool
Membuat obyek-obyek bintang.

28.Complex Star Tool
Membuat obyek-obyek bintang sudut banyak.

29.Graph Paper
Membuat obyek menyerupai tabel.

30.Spiral Tool
Membuat obyek spiral.

31.Text Tool
Membuat obyek teks.

32.Table Tool
Membuat tabel.

33.Basic Shapes Tool
Membuat obyek-obyek dasar

34.Arrow Shapes Tool
Membuat obyek-obyek anak panah.

35.Flowchart Shapes Tool
Membuat obyek-obyek flowchart.

37.Banner Shapes Tool
Membuat objek-objek banner.

38.Callout Shapes Tool
Membuat obyek-obyek callout (objek isi teks pada komik).

39.Blend tool
Memberikan efek transformasi dari satu obyek ke obyek lain.

40.Contour tool
Memberikan efek kontur pada obyek.

41.Distort tool
Memberikan efek distorsi pada obyek.

42.Drop shadow tool
Memberikan efek bayangan pada obyek.

43.Envelope tool
Memberikan efek perubahan bentuk pada obyek.

44.Extrude tool
Memberikan efek tiga dimensi pada obyek.


Keunggulan program Corel Draw
Suatu program yang baik tentu saja memiliki keunggulan yang signifikan. Beberapa keunggulan program Corel Draw antara lain adalah:
  • Gambar yang dihasilkan dengan vektor atau berbasis vektor bisa ditekan pada tingkat yang paling rendah namun hasilnya tidak kalah dengan gambar yang berbasis bitmap atau raster.
  • Penggunaan Corel Draw, terutama pada tool-tool yang ada di dalamnya sangat mudah dipahami oleh penggunanya, bahkan oleh orang yang baru pertama menggunakannya.
  • Corel Draw sangag baik untuk mengkolaborasikan antara tulisan dengan gambar, seperti layaknya Adobe Potoshop.
  • Banyaknya pengguna Corel Draw, membuat adanya komunitas dengan jumlah anggota yang besar. Hal ini akan membuat kita tidak kesulitan jika ingin mempelajari Corel Draw lebih mendalam karena banyak ditemukan tutorial, tips dan trik yang diproduksi oleh pengguna lain.

Kegunaan dari program Corel Draw
Jika berbicara masalah kegunaan Corel Draw, sebenarnya ada cukup banyak dan bahkan bisa dikatakan sangat banyak. Namun bagi para penggunanya, program Corel Draw seringkali dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan dibawah ini, yaitu:
  1. Menciptakan desain logo atau simbol, yang mana ini adalah kegunaan Corel Draw yang paling banyak dimanfaatkan oleh penggunanya, terutama pembuatan logo dua dimensi karena kemudahannya dalam mengolah garis dan warna.
  2. Membuat desain undangan, brosur dan lain-lain juga menjadi suatu kegunaan dari program Corel Draw. Media publikasi offline lainnya juga menggunakan Corel Draw sebagai alat untuk mendesain. Corel Draw memiliki banyak jenis font yang dapat memudahkan desainer untuk mengeksplorasi imajinasi desain dan tulisan yang akan dibuat.
  3. Membuat cover buku juga dapat dilakukan di Corel Draw. Dengan Corel Draw maka tugas desain akan menjadi mudah karena dapat memanfaatkan desain sampul dan teknik pewarnaan yang lebih sempurna oleh Corel Draw. Detail gambar pun akan terlihat lebih jelas.
  4. Pembuatan gambar ilustrasi juga dapat dilakukan dengan Corel Draw. Gambar yang dihasilkan lebih berkualitas, terutama ketika berhubungan dengan lengkungan, garis atau sudut. Ukuran yang diperoleh dijamin sangat akurat.
Demikian adalah beberapa contoh kegunaan Corel Draw, yang mana selain itu masih banyak kegunaan yang lain. Mungkin anda bisa menambahkan kegunaan Corel Draw yang telah anda lakukan sendiri. Yang jelas program Corel Draw ini adalah program yang sangat populer dan banyak digunakan oleh orang. Hampir semua komputer terinstall program Corel Draw.



Referensi :
http://belajar-komputer-mu.com                               
http://cyberspace-information.blogspot.com/
 

Label: Sistem Aplikasi, Tugas 5 komentar
« Postingan Lebih Baru Postingan Lama »
Langganan: Komentar (Atom)
- See more at: http://blog-rangga.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-efek-animasi-bayi.html#sthash.hUErvlsg.dpuf

Menu Qt

  • Bahasa indonesia
  • BK
  • Dear Deary
  • Karyaku
  • Kewirausahaan
  • Laporan PKL
  • link download
  • Memory
  • Profil
  • Sejarah Lingkungan
  • Sistem Aplikasi
  • Tentang Mafa
  • Tkj
  • Tugas
google. Diberdayakan oleh Blogger.

Hay sobat, Nama aku Velia alias Vika Amelia HiHiHi :) semoga info-info yang aku berikan bermanfaat

Unknown
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ►  2016 (4)
    • ►  Maret (4)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ▼  2014 (22)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ▼  Oktober (6)
      • 6 hal Sebelum Mengirimkan Naskahmu ke Penerbit
      • 6 Hal yang Tidak Disukai Pembaca
      • Seputar CorelDraw , Definisi, Tool dan fungsinya, ...
      • Diriku
      • Definisi serta Keunggulan dan Kelemahan Jaringan L...
      • Sistem Jaringan
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
Copyright (c) 2010 Welcome... Blog Education With Me. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.