skip to main | skip to sidebar
Animated Dragonica Star Glove Pointer

Pages

  • Profil
  • Karyaku
  • Tugas
  • Memory
Welcome... Blog Education With Me

6 Hal yang Tidak Disukai Pembaca

Minggu, Oktober 26, 2014 | Publish by Unknown

6 Hal yang Tidak Disukai Pembaca
Versi Diva press

Sebagai penulis/calon penulis, kamu wajib membaca ulang naskahmu sebelum dikirim ke penerbit. Baca deh sekali atau dua kali lagi, sisir ulang dr segala bentuk salah ketik dan kurang tanda baca. Kamu perlu tahu juga 6 hal yang tidak disukai pembaca saat membaca buku. #6TidakSuka. Apa itu #6TidakSuka: adalah 6 hal yg membuat pembaca malas membaca sebuah buku. Apa saja #6 hal yg tidak disukai pembaca? Yuk kita cek satu satu.

1.      Buku yang terlalu tebal, ngalahin batu bata disusun lima
Walau ada yg bilang kalau buku tebal itu seksi, tapi kalau tebalnya keterlaluan juga kadang jd malas bacanya. Untuk penulis pemula, usahakan tidak mengirimkan naskah di atas 500 hlm. Kecuali kalau penerbit maunya gitu sih. Ingat selalu bahwa buku itu untuk dibaca, bukan buat ganjelan pintu! Tebal tidak selalu baik lho. Buku tebal, ongkos produksinya juga ikut mahal. Jd harganya juga jatohnya mahal. Ya kalau laku, kalau enggak? #hhahahaPeace..

2.      Alur cerita yang dipanjang-panjangin, ditebel-tebelin.
Tolong dibedakan antara naskah yang beneran tebal dengan naskah yang sengaja ditebal-tebalkan. Sebagai penulis, kamu harus berani "mengunting" bagian-bagian yang tidak diperlukan dalam naskahmu. Ingat, tebal tidak selalu bagus lho. Lapisan lemak yang tebal di perut, contohnya. Tebal itu tidak selalu bagus. Ingat! #curcol. Ada satu resep aman dalam mengunting naskah. Beranilah memotong paling tidak 10% dari jumlah total halaman naskahmu.Jadi, kalau total naskahmu 300 hlm, cobalah mengurangi 30 hlm jadi 270 hlm. Hilangkan yg tdk perlu, press yang bisa dipress. Hemat kata. Pembaca modern adalah pembaca yang sibuk. Kalau mereka sampai bosan, perhatian mereka akan teralihkan oleh gadget dan media sosial. Buatlah cerita yg mengalir, narasi seperlunya, gunakan dialog untuk meminimalisir narasi. Cukup catatan masa lalu kamu saja yang tebal ya. Kalau naskahmu yg perlu tebal2, standar dan wajar2 saja. Semangat yak!

3.      Materi berat yang disampaikan dengan bahasa yang berat. Ini pembaca juga tidak suka.
Mentang2 tema/topiknya serius, bukan berarti nulisnya juga kudu serius, kaku, dan berat. Ini kita nulis buku, bukan nulis skripsi lho. Pembaca suka penulis yg mampu menjelaskan hal-hal rumit secara sederhana. Cewek juga suka cowok yang kayak gitu kan? *benerin dasi. Bukan menyederhanakan hal yang rumit lho, tetapi menjelaskan hal-hal yang rumit lewat desskripsi atau perbandingan yang sederhana. Dan Brown, Michael Crichton, John Grisham. Mereka adalah contoh penulis2 keren yang mampu menjelaskan hal2 berat secara simple dan menarik. Bagaimana dunia hukum yg kaku diubah mjd begitu menarik oleh Grisham. Dinosaurus dihidupkan lagi oleh Crichton. Dan Brown? Ga usah ditanya.Dia keren banget.

4.      Isi atau muatan naskah yang tidak sesuai fakta atau kebenaran umum, yang penulis tidak mampu menjelaskan kenapa bisa begitu.
Sah-sah saja penulis menjadikan kutub selatan berada di khatulistiwa. Tetapi ia harus mampu menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi. Misalnya, terjadi pergeseran dlm orbit yg membuat posisi Bumi terhadap matahari berubah shg kutub selatan bergeser. Nah ini ilmiah, bisa. Tapi kalau alasan si penulis cuma "Ya itukan dunia gue, suka-suka gue kalau kutubnya ada di khatulistiwa." Yah, perlu digebukin nih sesekali.

5.      Terlalu banyak bahasa asing, pembaca juga tidak suka lho
Walaupun itu naskah terjemahan, sebisa mungkin kurangilah penggunaan bahasa asing di dalamnya. Bahasa Indonesia itu kaya lho DIVAmate. Nggak percaya? *sodorin Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kita sudah punya padanan untuk online (daring), offline (luring), web (jejaring), download (unduh), upload (unggah), dan gadget (gawai).

6.      Penulis yang sombong sekali, ini pembaca juga nggak suka
Sebagus apapun karyanya, seorang penulis tidak sepantasnya sombong. Menulis itu pekerjaan mulia, dan orang yg dimuliakan itu tidak sombong. Mentang-mentang bukunya bestseller, trus ngehina-dina penulis atau penerbit lain, bahkan menjelek-jelekkan reviewer. Penulis apaan tuh!  Penulis besar karena pembaca. Penerbit besar juga karena pembaca dan penulis. Sementara pembaca, mereka dibesarkan oleh tulisan para penulis. penulis sejatinya adalah hamba ilmu yg bertanggung jawab untuk menerangi dunia *adminnya berfilsafat*

Penulis besar karena pembaca. Penerbit besar juga karena pembaca dan penulis. Sementara pembaca, mereka dibesarkan oleh tulisan para penulis.

Label: Bahasa indonesia, Profil 0 komentar
0 Responses

« Posting Lebih Baru Posting Lama »
Langganan: Posting Komentar (Atom)
- See more at: http://blog-rangga.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-efek-animasi-bayi.html#sthash.hUErvlsg.dpuf

Menu Qt

  • Bahasa indonesia
  • BK
  • Dear Deary
  • Karyaku
  • Kewirausahaan
  • Laporan PKL
  • link download
  • Memory
  • Profil
  • Sejarah Lingkungan
  • Sistem Aplikasi
  • Tentang Mafa
  • Tkj
  • Tugas
google. Diberdayakan oleh Blogger.

Hay sobat, Nama aku Velia alias Vika Amelia HiHiHi :) semoga info-info yang aku berikan bermanfaat

Unknown
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ►  2016 (4)
    • ►  Maret (4)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ▼  2014 (22)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ▼  Oktober (6)
      • 6 hal Sebelum Mengirimkan Naskahmu ke Penerbit
      • 6 Hal yang Tidak Disukai Pembaca
      • Seputar CorelDraw , Definisi, Tool dan fungsinya, ...
      • Diriku
      • Definisi serta Keunggulan dan Kelemahan Jaringan L...
      • Sistem Jaringan
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
Copyright (c) 2010 Welcome... Blog Education With Me. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.